Banggalah padaku suatu hari nanti
Sinar sang surya sayup sayup mulai menyelinap masuk ke kamar Dian melalui cela – cela tirai jendelanya. Dian, gadis berumur 15 tahun itu masih lelap di atas kasurnya yang empuk. Ia sangat mengantuk setelah semalam sholat Tahajud dan dilanjutkan sholat subuh. Lalu terdengar suara wanita dari luar kamar memanggil manggil nama gadis itu. “Yan, Diaan. Bangun nak! Kamu hari ini kan ada upacara” teiak ibu Dian dari dapur “iya bu Dian sudah bangun” sahut Dian yang mulai terbangun dari Kasur. Ia bergegas mengambil handuk dan masuk kamar mandi bahkan melenggang dengan santai di samping ibunya yang sibuk menyiapkan sarapan “kamu itu sudah dewasa Dian, jangan jadi anak pemalas. Contoh kakakmu Lutfi, pagi – pagi sekali sudah siap berangkat kuliah” ibu Dian menggerutu sendiri di dapur, padahal Dian sudah berada di kamar mandi. 3 menit kemudian Dian keluar dari kamar mandi dan langsung masuk ke kamarnya lagi untuk berganti seragam. Sedangkan Lutfi, kakak Dian adalah seorang mahasiswa s...