Postingan

Menampilkan postingan dari Juni, 2012

Inilah Hidup yang Sesungguhnya ;))

Gambar
Mungkin telat ya kalau aku baru cerita sekarang, tapi ya inilah ceritanyaa :D Yeah inilah hidup yang sesungguhnya, yang aku rasain mulai kelas 8 atau kelas 2 Sekolah Menengah Pertama di SMPN 1 CANDI. Aku tau atau lebih tepatnya sih nyadar hehe sebenernya hidup itu emang gak datar datar aja kan kayak waktu aku rasain dari Sekolah Dasar sampek kelas 7 atau kelas 1 Sekolah Menengah Pertama. And i'ts show time haha, yang aku rasain adalah  SUKA, DUKA, IRI, MARAH, MALU, CINTA anak SMP, BENCI sampek SOK JAIM ya di kelas 8 ini :D. And you know what guys ??? Semuuuuuuaaa cerita tentang kalian itu udah banyak ngasih aku pelajaran yang paliiiiiiiing berhargaa loooh haha, asal kalian tau ya setiap aku perhatiin atau keinget kejadian yang baru aku rasain sama kalian itu aku langsung ambil hikmahnya loh dan aku juga selalu berusaha berpikir positif buat sikap kalian kalian yang sering buat aku kesel haha. Dan kalian yang udah kenal aku bener bener pasti nyadar kalau aku emang gak gampang m...

"Thanks For Karin"

              Once upon a time, there lived an old woman with her child in the smallville. The named of her child is Karin. Karin was quiet girl but actually she was very friendly girl. Her mom very loved to Karin, every day Karin always helped her mom because she was the only child of   her mom, her father already passed away since five years ago. And now, her mom must worked so hardly.             One day Karin walked out from traditional market, after bought some vegetable. Karin walked slowly without looked around. Suddenly “Aawww” Karin fell down because there was something in her leg. Something is a cat. Then Karin took a cat and caressed the cute cat. And Karin decided to take care the cat.

Empat mamen selalu kompak (Cerita Pendek)

            Pagi yang cerah di SMP Harapan. Sekolah yang terletak di pinggir jalan ini termasuk sekolah favorit dan strategis sekecamatan. Oleh karena itu, Nina seorang gadis berambut panjang yang selalu dikuncir satu dan sekarang duduk di kelas 2B itu cepat betah di SMP ini walaupun awalnya dia tidak mau sekolah di SMP itu karena jarak sekolah dari rumahnya mencapai 8 kilometer. Tetapi berhubung   ibunya seorang guru di SMP itu jadi Nina nurut saja. `            Pagi itu bel berbunyi sangat nyaring dari dalam sekolah, tetapi masih saja ada siswa yang keluar masuk koperasi sekolah hanya untuk sekedar membeli air mineral untuk dibawa ke kelasnya masing – masing. 2 menit kemudian Nina berlari ke kelasnya yang berada di lantai 2. Di dalam kelas Nina melihat teman – temannya sudah ramai dan sedang berkerumun, lalu ia bertanya.

kekasih imajiner :)

Tahukah engkau bahwa diriku memujamu? Apa adanya, begitu dalam cinta padamu Tak perlu waktu untuk diriku mengenalmu Karena ku tau semua cerita tentang dirimu Pernahkah kau melihat diriku kau menatap diriku Sepertiku memandang dirimu...